JABARNEWS.ID | SumedangNews: Pemerintah Kabupaten Sumedang sukses mendatangkan investor asal Uni Emirat Arab (UEA) yang kepincut potensi investasi sektor pertanian berbasis integrated farming circular economy di Desa Cikirubuk, Kecamatan Buahdua.
Hal ini merupakan buah dari promosi yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang melalui pelbagai gelaran promosi investasi.
“Ini sangat luar biasa. Berkat upaya promosi tersebut, Duta Besar Uni Emirat Arab datang ke Sumedang dan saya pun diberikan kesempatan untuk memaparkan potensi pertanian Sumedang dalam sebuah forum strategis,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Dony berharap capaian promosi tidak berhenti, melainkan berlanjut hingga realisasi investasi. Menurutnya, indikator keberhasilan DPKP adalah ketika investor benar-benar datang dan siap merealisasikan proyek di kawasan Cikirubuk, Buahdua.
Ia juga menekankan bahwa prestasi yang telah diraih harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui kerja yang konsisten, berkelanjutan, serta inovatif.
Bupati menambahkan pelaksanaan SAKIP menjadi momentum refleksi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan DPKP berdampak nyata bagi masyarakat, terutama petani.
Tugas DPKP, lanjut Bupati, sangat strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan dan stabilitas pangan daerah. Ketersediaan pangan yang aman dan terjangkau sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah gejolak sosial.
Oleh karena itu, kehadiran DPKP harus benar-benar menjamin kesejahteraan dan memberikan harapan bagi para petani di Sumedang.
Dony pun menjelaskan daerahnya memang memiliki potensi besar di sektor ketahanan pangan sehingga hal ini harus menjadi modal besar bagi daerahnya dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kita harus bisa mengemas, mengelola dan membuka akses pemasaran yang besar. Sehingga mayoritas warga yang berprofesi sebagai petani bisa merasakan langsung dampaknya,” tandasnya. (*)








